Rumus Fungsi IF memungkinkan kita dalam membuat perbandingan logis antara nilai apa yang diharapkan dengan menguji kondisi dan mengembalikan hasil jika True "Benar" atau False "Salah".
Dasar Fungsi Rumus IF
==>> =IF(logical_test_value,value_if_true,value_if_false)
Keterangan
|
Penjelasan
|
logical_test_value
|
Kondisi logika atau syarat yang akan
mengembalikan nilai benar atau salah.
|
value_if_true
|
Nilai
yang diberikan apabila kondisi di atas benar
|
value_if_false
|
Nilai
yang diberikan apabila kondisi di atas salah
|
Baca juga.. Menjadi Dropshiper / Reseller di Tokopedia
Ada
beberapa jenis penerapan fungsi IF pada Microsoft Office Excel, yaitu:
1. Untuk
Fungsi IF dengan SATU TEST LOGIKA ATAU IF TUNGGAL digunakan apabila hanya ada
satu syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang benar.
Bentuk
penulisannya sederhana yaitu:
===>> =IF(syarat,”nilai_benar”,”nilai_salah”)
2.
Untuk Fungsi IF dengan DUA TEST LOGIKA,
digunakan apabila ada dua syarat yang dipakai untuk memperoleh nilai yang
benar. IF seperti ini biasanya dikembangkan dengan salah satu fungsi AND atau
OR.
-
Fungsi AND digunakan apabila kedua
syarat merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang
benar.
Bentuk
penulisannya:
===>> =IF(AND(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
- Fungsi OR digunakan apabila salah satu
syarat adalah merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk mendapatkan nilai yang
benar.
Bentuk
penulisannya:
===>> =IF(OR(syarat1,syarat2),”nilai_benar”,”nilai_salah”)
3.
Untuk Fungsi IF BERCABANG digunakan
apabila terdapat banyak tingkat pengujian test atau syarat. Bentuk
penulisannya:
===>> =IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”,IF(syarat,”nilai_benar”)))
Contoh Penggunaan Rumus IF
= IF Tunggal
Berikut adalah contoh kasus penentuan apakah
seorang siswa lulus ujian atau tidak. Syarat kelulusan yaitu nilai diatas 75
maka "LULUS" dan apabila mendapatkan nilai kurang dari 75 maka "TIDAK
LULUS".
Sesuai dengan
syarat yang digunakan, maka rumusnya
= IF Majemuk
Syarat pada rumus
ini adalah lebih dari dua, dimana hasil pertama, kedua, ketiga dan seterusnya
akan sesuai dengan syarat tersebut, sedangkan syarat terakhir tidak sesuai
dengan syaratnya.
Rumus:
=IF(KONDISI,”NILAI BENAR1”, IF(KONDISI2,”NILAI BENAR2”,”NILAI SALAH”)
Dari contoh kasus
di atas, disyaratkan apabila :
>>> Nilai
>79, maka Nilai "A"
>>> Nilai
>69, maka Nilai "B"
>>> Nilai
<69, maka Nilai "C"
Berikut ada tutorail RUmus Fungsi IF pada Microsoft Office Excel, Selamat menonton!

